DJBC Hentikan 87 Kontainer Fatty Matter Diduga Under‑Invoicing
7 November 2025 • Ben Asmadeus

Pada 7 November 2025, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menghentikan ekspor 87 kontainer berisi fatty matter (lemak total) yang diperkirakan berasal dari turunan kelapa sawit. Kontainer tersebut memiliki berat total 1.802 ton dan nilai sekitar Rp28,7 miliar.
DJBC menyatakan bahwa barang tidak sesuai dengan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang diajukan, menimbulkan potensi kerugian negara. Pemeriksaan bersama Institut Pertanian Bogor dan Satgasus Polri menemukan indikasi praktik under‑invoicing, yaitu pelaporan nilai ekspor lebih rendah dari nilai sebenarnya.
Penindakan ini menegaskan komitmen otoritas fiskal untuk melindungi penerimaan negara dan menegakkan kepatuhan eksportir. Pelaku usaha di sektor kelapa sawit diharapkan menyesuaikan dokumen ekspor agar terhindar dari sanksi serupa.
Sumber: DDTCNews