Purbaya Dorong Produsen Rokok Ilegal Masuk Sistem Legal hingga
4 November 2025 • Ben Asmadeus

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menugaskan petugas untuk berdiskusi dengan produsen rokok ilegal, mengajak mereka bergabung ke aglomerasi pabrik hasil tembakau (APHT) atau kawasan industri hasil tembakau (KIHT). Pemerintah menawarkan tarif cukai khusus sebagai insentif, sekaligus memperketat pengawasan impor rokok ilegal di pelabuhan.
Bantuan langsung tunai (BLT) tambahan senilai Rp18 triliun telah dicairkan, terutama kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di desil 1 dan 2. Untuk KPM di desil 3 dan 4, pencairan harus melalui kantor pos, dengan target penyelesaian minggu ini.
Sebagai penghargaan, 9 pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan 8 pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menerima apresiasi atas dedikasi mereka. Purbaya menilai kebijakan fiskal, termasuk penempatan SAL sebesar Rp200 triliun ke perbankan dan paket stimulus, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melebihi 5 % pada 2025.
Sumber: DDTCNews